Langkah-Langkah Instalasi WIndows 10

Image
  Cara Instal Windows 10 dengan Flashdisk, Lengkap dengan Gambar Ilustrasi Windows 10. Foto: Microsoft ADVERTISEMENT Cara instal Windows 10 dengan flashdisk bisa dilakukan sendiri di rumah. Kamu tidak perlu membawanya ke pusat servis jika mengikuti langkah-langkah di artikel ini. ADVERTISEMENT Instal Windows 10 tidak membutuhkan waktu berjam-jam jika kamu melakukannya sendiri. Bahkan, kamu hanya perlu menghabiskan waktu beberapa menit saja. Meski begitu, kamu perlu menghubungkan laptop dengan charger saat proses instalasi berjalan. Hal itu dilakukan untuk menghindari laptop mati mendadak karena kehabisan baterai. Kamu bisa menggunakan flashdisk yang bisa di- boot untuk membantu proses instalasi. Cara instal Windows 10 dengan flashdisk bahkan lebih mudah dan cepat dibanding menggunakan metode lain. Cara Install Ulang Windows 10 dengan Flashdisk Tanpa Menghilangkan Data How To Tekno akan membagikan tutorial instal Windows 10 dengan flashdisk , dikutip dari...

AIJ KD 4.6 Mengkonfigurasi Routing Dinamis

 Konfigurasi Routing Dinamis Cisco Packet Tracer



Untuk konfigurasi routing dinamis ini langkah awalnya sama dengan routing static, yang membedakan hanya saat pada setting IP Routenya ( Routingnya).

1. Siapkan laptop atau PC yang sudah terinstall software Cisco packet tracernya.

2. Buka cisco packet tracer dan buat topologi seperti dibawah :

Routing Dinamis di Cisco Packet Tracer


 

Keterangan gambar :

 

Alat 

 

1. Router     : gunakan router "Generic" pada cisco packet tracer

2. Pc/Client : gunakan "PC" atau "Laptop" biasa pada cisco packet tracer

Kabel

1. Router - Router : kabel serial DTE
2. Router - PC       : kabel Crossover

Port

1. Router - Router : Port serial
2. Router - PC       : Port FastEthernet



Catatan :

Router 1 - Router 2 : Port Serial 2/0
Router 2 - Router 3 : Port Serial 3/0
Router 1, 2, 3 - PC 1, 2, 3 : Port FastEthernet 0/0



3. Setting dahulu port fastethernet dan port serial dengan mengisi IP Address pada masing-masing port dengan menggunakan CLI pada router.


Router 1 :
FastEthernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Serial 2/0            :
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex


Router 2  :
FastEthernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Serial 2/0            :
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Serial 3/0            :
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex


Router 3  :
FastEthernet 0/0 :
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.3.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Serial 3/0            :
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex


Keterangan :


1. Perintah #en           : untuk mengaktifkan router

2. Perintah #conf t      : untuk konfigurasi terminal pada router
3. Perintah #int fa       : untuk mengkonfigurasi port fast ethernet
4. Perintah #int s        : untuk mengkonfigurasi port serial
5. Perintah #ip add     : untuk menambakan alamat IP 
6. Perintah #no shut   : untuk menghidupkan port 
7. Perintah #ex           : untuk keluar dari konfigurasi

4. Setelah selesai setting ip address pada setiap router maka tampilanya akan seperti dibawah ini :



Routing Dinamis di Cisco Packet Tracer

 

Titik-titik merah pada seriap port akan berubah menjadi hijau (port hidup) jika konfigurasi diatas berhasil ( perintah #no shut : menghidupkan port).

 

Selanjutnya setting IP Address pada masing-masing PC ( PC 1, 2, 3) :
IP Address : masukkan IP Address yang sekelas dengan IP Address FastEthernet (gateway) pada Router masing-masing
Subnet Mask : masukkan subnet mask kelas C jika menggunakan IP kelas C
Gateway : masukkan IP pada FastEthernet (gateway) masing-masing Router

Untuk lebih jelasnya simak gambar berikut :


PC 1 :

 Routing Dinamis di Cisco Packet Tracer

 

PC 2 :

 Routing Dinamis di Cisco Packet Tracer

 

PC 3 : 


Routing Dinamis di Cisco Packet Tracer

5. Setelah selesai setting IP Address masing-masing PC, selanjutnya setting IP Route     ( Dinamis/RIP) pada CLI Router atau yang biasa disebut dengan proses Routing Dinamis.



Pada tahap ini ada 1 komponen yang harus dirouting :

1. Network  : Pada RIP diisi dengan IP FastEthernet dan Serial yang ada didalam router itu sendiri dengan host terkecil yaitu dengan 0. 

Misalnya : Di Router 1 terdapat 2 IP : 

 

fa0/0 : 192.168.1.1 lalu diisi dengan 192.168.1.0

s2/0  : 10.1.1.1 lalu diisi dengan 10.1.1.0

 

Setting IP Route Dinamis:



Router 1 :

Router#conf t

Router(config)#router rip

Router(config-router)#network 192.168.1.0

Router(config-router)#network 10.1.1.0



Router 2 :

 

Router#conf t

 

Router(config)#router rip

 

Router(config-router)#network 10.1.1.0

 

Router(config-router)#network 192.168.2.0

Router(config-router)#network 11.1.1.0



Router 3 :

Router#conf t

Router(config)#router rip

Router(config-router)#network 192.168.3.0

Router(config-router)#network 11.1.1.0



Setelah semuanya selesai sekarang kita tes dengan PING pada PC.

Buka menu "Command Prompt" lalu ketikan perintah "ping (ip tujuan)"



PC 1 Ping PC 2

 

Routing Dinamis di Cisco Packet Tracer

  

PC 2 Ping PC 3

 


Routing Dinamis di Cisco Packet Tracer

 

Apabila konfigurasi  berhasil maka tampilan pada cmd akan seperti gambar diatas.

Selesai-,



Comments

Popular posts from this blog

Langkah-Langkah Instalasi WIndows 10

Soal latihan Informatika

AIJ KD 3.5 Menganalisis permasalahan routing statis